Kamis, 13 Februari 2014

The Real Holiday : Changi Airport

Masih 12 Januari 2014 :
Aaahhh Feby dimanakah dirimu? Setelah mendapatkan SMS dari sang operator maka segeralah saya menghubungi Feby. What?? Gate 2?? (sementara saya di gate 23) Mari menyusuri terminal 2 untuk menjumpai Feby. Setelah menempuh perjalanan panjang akhirnya ketemu juga dengan Feby, aaahhh bahagianya berpelukaaaannnn kayak dalam sinetron yang baru ketemu saudaranya yang telah lama hilang. Berhubung sudah ketemu dengan room mateku langsung jepret-jepret dulu di bandara Changi (kembali udik) ^^



Setelah mutar-mutar bentar saatnya ke imigrasi Singapore buat laporan (jiaahh laporan kayak tersangka saja). Jangan lupa untuk mengisi formulir imigrasinya, setelah beberapa saat antri tibalah saatnya saya menghadap ke imigrasi, eehhh abang yang di imigrasi cakep (ting ting ting ting slow motion bunga-bungapun berjatuhan). Tiba-tiba fokus ditanyain "berapa hari disini?", "nginap dimana?" dan "di daerah mana?" (dengan dialeg melayunya) aahh selamat-selamat bisa juga dia pake bahasa melayu karena liat formulirku kali yaa dari Indonesia. Setelah menjawab pertanyaannya dengan sempurna maka loloslah saya dari imigrasi. Kemooonnnn lanjjuuutttt....

Ambil beberapa peta Singapore dulu yang banyak tersedia di bandara biar nanti tidak nyasar. Pas mau keluar dari bandara dipanggillah kami oleh petugas bandara mungkin karena melihat gerak-gerik kami yang kebingungan sambil membuka peta segede bagong. Mendengarkan sejenak petuah dari bapak itu, namanya lupa tapi bapak itu baik deh sudah menuntun kami ke jalan yang benar (huaallaahh), kami dituntun ke Train to City tapi masih badung ajah gak mau dengar sihh malah ke Skytrain to T1 & T3 (hahahhaaa mulai nyasar di Changi). Ehhh seru juga bisa keliling Changi gak apa-apalah biar tau ^o^





Naahh jadi Skytrain itu kalo di bandara Soekarno Hatta namanya Shuttle bus jadi alat transportasi inilah yang akan mengantarkan kita dari terminal 1 ke terminal lain di bandara Changi.

Teman seperjuangan di bandara Changi, tapi tiba-tiba kami terpisah di stasiun MRT karena memasuki pintu yang berbeda di MRT.

 Baru liat eskalator kayak gini tinggi banget


Beli tiket MRT dulu ato lebih tenar dengan sebutan Ez-link harga SGD 12, isi 7 dollar harga kartunya 5 dollar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar